Palangka Raya (15/9/2026) — Tiga murid MAN Kota Palangka Raya mengikuti tahap wawancara dalam rangkaian Pemilihan Duta Baca Tingkat SMP/SMA Sederajat Kota Palangka Raya Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Palangka Raya, Selasa (15/9/2026).
Ketiga murid tersebut terdiri atas Andini Widyaningrum (XII-F), Fahd Ali Ghofuur (XII-G), dan M. Assyifa Zailani (XII-H). Ketiganya sebelumnya telah mengikuti tahap seleksi video dan berhasil melaju ke tahap wawancara.
Wawancara dilaksanakan selama satu hari di lantai 2 Kantor Dispursip Kota Palangka Raya. Tahapan tersebut dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh 19 peserta, sedangkan sesi kedua dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai dengan 12 peserta.
Peserta yang mengikuti tahapan wawancara berasal dari jenjang SMP/sederajat dan SMA/sederajat dari berbagai sekolah dan madrasah di Kota Palangka Raya. Dari keseluruhan peserta, 10 orang berasal dari jenjang SMP/sederajat, sementara peserta lainnya berasal dari jenjang SMA/sederajat.
Dalam pelaksanaannya, proses wawancara berlangsung secara tertutup. Peserta mengikuti wawancara secara bergantian di hadapan tim juri. Berdasarkan keterangan peserta, terdapat tiga meja wawancara yang masing-masing ditempati oleh juri. Guru pendamping tidak mengikuti proses wawancara secara langsung sehingga pembahasan mengenai pertanyaan dan proses penilaian diperoleh dari cerita peserta setelah kegiatan.
Salah satu materi yang banyak digali dalam wawancara berkaitan dengan visi, misi, dan program kerja yang dibawa oleh masing-masing calon Duta Baca. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan gagasan mereka terkait peran yang dapat dilakukan dalam mendorong budaya membaca dan kegiatan literasi.
Pengalaman mengikuti wawancara tersebut juga menjadi bagian tersendiri bagi para peserta. Salah satunya dirasakan oleh Andini Widyaningrum yang harus menunggu hingga sore hari untuk mendapatkan giliran wawancara. Setelah menyelesaikan tahapan tersebut, Andini menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang berharga baginya.
“Alhamdulillah sudah maju. Semoga diberikan yang terbaik. Tadi saya baru keluar sekitar pukul 17.00 WIB dan menjadi peserta terakhir,” ujar Andini setelah menyelesaikan wawancara.
Keikutsertaan tiga murid MAN Kota Palangka Raya dalam tahap wawancara menjadi capaian tersendiri karena seluruh murid MAN yang mengikuti seleksi video sebelumnya berhasil melanjutkan ke tahap berikutnya. Dari tiga peserta tersebut, dua di antaranya juga merupakan bagian dari Sahabat Perpustakaan Ibnu Sahnun, yaitu Andini Widyaningrum dan M. Assyifa Zailani.
Andini merupakan anggota Divisi Program dan Kemitraan Sahabat Perpustakaan Ibnu Sahnun, sedangkan M. Assyifa Zailani merupakan Koordinator Divisi Media Kreatif. Keterlibatan keduanya dalam kegiatan perpustakaan menjadi salah satu pengalaman yang berkaitan erat dengan aktivitas literasi yang mereka jalani di madrasah.
Ketiga calon Duta Baca tersebut didampingi oleh Menik Dwi Astuti, S.Pd., guru Bahasa Indonesia, dan Ikrimah, M.Pd., guru Bahasa Inggris MAN Kota Palangka Raya. Keduanya juga merupakan pengelola Perpustakaan Ibnu Sahnun. Menik Dwi Astuti bertugas pada bidang Pengadaan dalam Pelayanan Teknis, sementara Ikrimah merupakan Kepala Perpustakaan Ibnu Sahnun MAN Kota Palangka Raya.
Dalam proses pendampingan, Menik Dwi Astuti lebih banyak memberikan bimbingan kepada para calon dalam mempersiapkan gagasan yang akan dibawa. Sementara itu, Ikrimah turut mendampingi komunikasi antara peserta dengan panitia serta membantu koordinasi dengan pihak madrasah terkait kebutuhan peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan. Pendampingan juga mencakup pemberian masukan terkait visi, misi, dan program kerja yang disiapkan para calon.
Pemilihan Duta Baca Tingkat SMP/SMA Sederajat Kota Palangka Raya Tahun 2026 merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan Dispursip Kota Palangka Raya dalam upaya mendukung Pembudayaan Kegemaran Membaca (PKM). Dalam petunjuk teknis kegiatan, Duta Baca ditempatkan sebagai figur yang diharapkan dapat menjadi bagian dari kampanye dan sosialisasi kegemaran membaca di masyarakat.
Melalui keikutsertaan dalam pemilihan tersebut, para murid tidak hanya memperoleh pengalaman mengikuti proses seleksi, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan menyampaikan gagasan, menyusun program literasi, serta mengenalkan potensi peran generasi muda dalam membangun budaya membaca.
Bagi MAN Kota Palangka Raya, keterlibatan tiga murid pada tahap wawancara juga menjadi bagian dari upaya memberikan ruang kepada murid untuk berpartisipasi dalam kegiatan literasi di tingkat Kota Palangka Raya. Hasil dari tahapan wawancara selanjutnya menjadi bagian dari rangkaian Pemilihan Duta Baca Tingkat SMP/SMA Sederajat Kota Palangka Raya Tahun 2026.
Sumber Foto: Dokumentasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya












