Perpustakaan Ibnu Sahnun MAN Kota Palangka Raya resmi meluncurkan maskot perpustakaan bernama Sahnuni pada Rabu, 17 September 2025. Maskot ini dihadirkan sebagai identitas visual sekaligus simbol penguatan budaya literasi madrasah yang berakar pada nilai keislaman, pendidikan, dan kearifan lokal Kalimantan Tengah.
Sahnuni digambarkan dalam wujud Burung Enggang, satwa ikonik Kalimantan yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat Dayak. Pemilihan karakter ini memadukan tiga ruh utama, yaitu keteladanan pemikiran ulama besar Ibnu Sahnun, semangat literasi madrasah, serta penghormatan terhadap budaya lokal Kalimantan Tengah.
Nama Sahnuni diambil dari Ibnu Sahnun, ulama besar abad ke-3 Hijriah yang dikenal sebagai pelopor pendidikan Islam. Pemikiran Ibnu Sahnun menekankan bahwa ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan adab dan akhlak. Melalui penamaan ini, maskot Sahnuni menjadi pengingat bahwa perpustakaan bukan sekadar ruang membaca, melainkan tempat pembentukan karakter mulia.
Kepala Perpustakaan Ibnu Sahnun MAN Kota Palangka Raya, Ikrimah, menjelaskan bahwa peluncuran maskot ini memiliki makna filosofis yang kuat. “Sahnuni kami hadirkan sebagai sahabat literasi yang mengingatkan bahwa belajar tidak hanya soal menambah pengetahuan, tetapi juga membangun adab, akhlak, dan kepribadian,” ungkapnya.
Burung Enggang sebagai wujud Sahnuni dipilih karena melambangkan kebijaksanaan, kesetiaan, dan tanggung jawab. Dalam budaya Dayak, Enggang juga dikenal sebagai penjaga keseimbangan alam. Nilai-nilai tersebut selaras dengan peran perpustakaan sebagai penjaga peradaban, pusat pengetahuan, dan ruang tumbuhnya generasi pembelajar yang berkarakter.
Secara visual, Sahnuni digambarkan membawa buku sebagai simbol cinta ilmu dan tradisi membaca, berwajah ramah sebagai representasi perpustakaan yang inklusif dan menyenangkan, serta beridentitas pelajar muslim yang mencerminkan generasi beriman, cerdas, dan berbudaya. Karakter ini diharapkan dapat mendekatkan perpustakaan dengan peserta didik secara lebih humanis.
Melalui kehadiran Sahnuni, Perpustakaan Ibnu Sahnun MAN Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya dalam menanamkan nilai adab sebelum ilmu, literasi yang berakar pada budaya lokal, serta pembelajaran yang membentuk integritas dan kepedulian. Maskot ini diharapkan menjadi wajah perpustakaan yang religius, kreatif, dan membumi di Kalimantan Tengah.
Perpustakaan Ibnu Sahnun berharap Sahnuni dapat menjadi simbol semangat literasi yang menginspirasi warga madrasah untuk terus belajar, berakhlak, dan berani terbang tinggi meraih masa depan, sebagaimana pesan Ibnu Sahnun dan filosofi Burung Enggang.
1.png)











Komentar
Tuliskan Komentar Anda!