Palangka Raya (25/9/2026) — Quiz Hari Kunjung Perpustakaan yang diselenggarakan Perpustakaan Ibnu Sahnun MAN Kota Palangka Raya melalui media sosial berhasil menarik perhatian masyarakat di luar lingkungan madrasah. Salah satu peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar adalah Nurul Azizah, pustakawan pada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah.
Quiz tersebut diunggah melalui akun media sosial Perpustakaan Ibnu Sahnun, yakni Instagram, TikTok, dan YouTube, pada 15 September 2026. Pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan sejarah Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Nasional, dengan meminta peserta memilih tokoh yang memprakarsai penetapannya.
Dari pilihan jawaban yang tersedia, yaitu Ki Hajar Dewantara, Mastini Hardjoprakoso, R.A. Kartini, dan Taufik Ismail, jawaban yang tepat adalah Mastini Hardjoprakoso. Nurul Azizah turut menjawab quiz tersebut pada hari yang sama setelah melihat unggahan Perpustakaan Ibnu Sahnun melalui TikTok.
Nurul merupakan alumni MAN Kota Palangka Raya tahun 2018 atau angkatan ke-36. Saat ini, ia bekerja sebagai pustakawan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah. Keikutsertaannya dalam quiz tersebut berawal dari ketertarikannya terhadap konsep kuis yang dibuka untuk umum.
“Awalnya seru aja lihat kuisnya seputar Hari Kunjung Perpustakaan. Jarang-jarang menurutku ada perpus sekolah yang bikin kuis untuk umum,” ujar Nurul.
Jawaban Nurul kemudian dinyatakan benar dan ia terpilih sebagai pemenang quiz. Ia mengaku senang sekaligus terkejut ketika mengetahui bahwa komentarnya mendapatkan balasan dari Perpustakaan Ibnu Sahnun. Hadiah dari quiz tersebut kemudian diserahkan pada 25 September 2026, bertepatan dengan kehadirannya sebagai salah satu juri mata lomba Cipta Cerpen dalam Technical Meeting Juri Bulan Bahasa XIX MAN Kota Palangka Raya Tahun 2026.
Kehadiran Nurul dalam kegiatan tersebut bukan hanya sebagai penerima hadiah quiz, tetapi juga sebagai bagian dari keterlibatannya dalam rangkaian Bulan Bahasa XIX. Sebagai juri Cipta Cerpen, ia turut mengikuti pembahasan teknis perlombaan bersama panitia dan juri lainnya sebelum pelaksanaan lomba.
Nurul mengaku tidak menyangka dapat menjadi pemenang karena sejak awal ia mengira quiz tersebut hanya ditujukan bagi murid atau lingkungan internal MAN Kota Palangka Raya. Baginya, keterbukaan quiz kepada masyarakat umum menjadi salah satu hal menarik yang membuat kegiatan tersebut dapat menjangkau lebih banyak pihak.
Selain menjadi momen penyerahan hadiah, pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari hubungan kolaboratif antara Perpustakaan Ibnu Sahnun dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah. Kehadiran Nurul sebagai juri dalam Technical Meeting Juri Bulan Bahasa XIX turut mempertemukan kedua pihak dalam kegiatan yang berkaitan dengan literasi.
Nurul menyampaikan antusiasmenya terhadap kolaborasi yang terjalin dan berharap hubungan antarlembaga dalam pengembangan literasi dapat terus berkembang. Ia juga mengungkapkan ketertarikannya untuk melihat karya-karya peserta Bulan Bahasa XIX, khususnya pada mata lomba Cipta Cerpen.
“Terima kasih kepada Perpustakaan MAN Kota Palangka Raya yang sudah memilih komentarku menjadi pemenang di Quiz Hari Kunjung Perpustakaan. Senang sekali bisa menang dan juga masih tidak menyangka karena awalnya mengira kuis ini cuma untuk siswa/i atau internal MAN Kota Palangka Raya saja. Mengenai kolaborasi antarinstansi ini, saya sangat antusias dan menantikan segera karya peserta lomba, khususnya di Cipta Cerpen. Semoga ke depannya semakin banyak kolaborasi yang dapat terjalin dalam pengembangan literasi di Palangka Raya,” ungkapnya.
Kemenangan dalam quiz tersebut menjadi salah satu contoh bahwa kegiatan literasi yang dikembangkan perpustakaan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Melalui pemanfaatan media sosial, Perpustakaan Ibnu Sahnun tidak hanya membangun interaksi dengan warga madrasah, tetapi juga membuka ruang keterlibatan alumni, pustakawan, dan masyarakat umum dalam kegiatan literasi.
Momentum tersebut sekaligus memperkuat semangat Perpustakaan Ibnu Sahnun untuk terus membangun jejaring dan kolaborasi dalam pengembangan literasi. Hari Kunjung Perpustakaan tidak hanya menjadi peringatan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempertemukan berbagai pihak melalui kegiatan yang edukatif, interaktif, dan berkelanjutan.

.jpg)










