Palangka Raya (9/2/2026)
– Perpustakaan Ibnu Sahnun MAN Kota Palangka Raya
turut berpartisipasi dalam kegiatan Pameran Pendidikan (Edu
Fair) Career Day Bersinar 2026 yang diselenggarakan oleh Madrasah Aliyah Negeri Kota Palangka Raya,
Kalimantan Tengah. Kegiatan offline yang
merupakan bagian dari agenda keenam dalam rangkaian Edu Fair ini dilaksanakan
di halaman madrasah, Jl. Tjilik Riwut Km. 4,5 Palangka Raya.
Mengusung tema “Edu Fair Career
Day Bersinar 2026: Sehari Menjelajah Profesi Impian, Menggapai Asa Masa Depan
Tanpa Narkoba”, kegiatan ini menghadirkan pentas seni, sosialisasi offline, serta berbagai stand pameran
edukatif, termasuk stand dari Perpustakaan Ibnu Sahnun.
Tidak hanya memamerkan koleksi buku, stand perpustakaan juga
menghadirkan kuis literasi dengan konsep unik dan interaktif.
Pertanyaan-pertanyaan digulung dan dimasukkan ke dalam wadah bening berisi
butiran kecil, kemudian diambil secara acak oleh peserta. Materi pertanyaan
bervariasi, mulai dari literasi, perpustakaan, pengetahuan umum, hingga seputar
kegiatan Edu Fair.
Peserta yang berhasil menjawab dengan benar langsung mendapatkan
hadiah menarik. Antusiasme siswa terlihat tinggi sejak awal kegiatan berlangsung.
Kepala Perpustakaan Ibnu Sahnun, Ikrimah, M.Pd., menyampaikan
bahwa keikutsertaan perpustakaan dalam Edu Fair ini merupakan bentuk komitmen
dalam membangun budaya literasi yang menyenangkan.
“Kami ingin menghadirkan perpustakaan bukan hanya sebagai tempat
membaca, tetapi juga sebagai ruang yang hidup, interaktif, dan menyenangkan.
Melalui kuis literasi dan lomba foto ini, kami berharap siswa semakin dekat
dengan buku dan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensinya,” ujarnya.
Selain kuis, perpustakaan juga mengadakan lomba foto terbaik.
Peserta diminta berfoto dengan gaya terbaik di stand perpustakaan,
mengunggahnya ke Instagram, menandai akun resmi perpustakaan, serta
mencantumkan tagar #EduFairBersinar2026.
Pengumuman pemenang lomba foto dijadwalkan pada 12 Februari 2026.
Stand perpustakaan turut menampilkan hasil karya siswa seperti
miniatur rumah adat, alat permainan edukatif yang tersedia di perpustakaan,
serta menyediakan aneka snack dan minuman bagi pengunjung.
Partisipasi ini menjadi bukti bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai pusat sumber belajar, tetapi juga sebagai motor penggerak kegiatan literasi yang kreatif dan inspiratif di lingkungan madrasah.

.jpg)













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!