Perpustakaan Ibnu Sahnun Dampingi Sahabat Perpustakaan Persiapkan Lomba Literasi

Perpustakaan Ibnu Sahnun Dampingi Sahabat Perpustakaan Persiapkan Lomba Literasi

Palangka Raya (12/8/2026) — Perpustakaan Ibnu Sahnun MAN Kota Palangka Raya melakukan pendampingan kepada Sahabat Perpustakaan dalam mempersiapkan sejumlah kegiatan dan kompetisi literasi. Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Perpustakaan Ibnu Sahnun, Ikrimah, M.Pd., staf Pelayanan Teknis bagian Pengadaan, Khairina, S.Pd., serta lima Sahabat Perpustakaan, yakni Salsa Aprilia Putri (X-E) selaku Koordinator Divisi Program & Kemitraan, Alya Khairunnisa (XI-D) selaku Wakil Ketua Sahabat Perpustakaan sekaligus anggota Divisi Media Kreatif, Hutama Arif Sanjaya (XII-F) selaku Ketua Sahabat Perpustakaan sekaligus anggota Divisi Layanan, Silvan Noor (XII-F) selaku Koordinator Divisi Layanan, dan M. Assyifa Zailani (XII-H) selaku Koordinator Divisi Media Kreatif.

Dalam kegiatan tersebut, sebagian rombongan mengunjungi Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah untuk mencari dan menyeleksi referensi yang dapat digunakan dalam persiapan Lomba Karya Tulis dan Bercerita Daerah Kalimantan Tengah Tahun 2026. Kegiatan lomba tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah dan salah satu ketentuannya mengangkat cerita, legenda, atau mite Kalimantan Tengah yang mengandung unsur kearifan lokal.

Tiga Sahabat Perpustakaan yang dipersiapkan untuk mengikuti lomba bercerita, yaitu Salsa Aprilia Putri, Alya Khairunnisa, dan M. Assyifa Zailani, memanfaatkan kunjungan tersebut untuk mengenal lebih dekat berbagai bahan bacaan dan cerita daerah Kalimantan Tengah. Buku-buku yang dinilai relevan kemudian dipilih sebagai bahan referensi untuk membantu peserta menentukan cerita yang sesuai sekaligus memperkaya pemahaman terhadap latar budaya dan kearifan lokal yang akan diangkat dalam penampilan mereka.

Setelah melakukan penelusuran referensi di Balai Bahasa, rombongan melanjutkan kunjungan ke Museum Balanga. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi tambahan mengenai budaya dan sejarah Kalimantan Tengah yang dapat mendukung proses pengembangan materi cerita. Dengan demikian, persiapan lomba tidak hanya dilakukan melalui pembacaan referensi, tetapi juga melalui upaya mengenali sumber informasi dan konteks budaya secara lebih langsung.

Ikrimah, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendampingi Sahabat Perpustakaan dalam mempersiapkan diri mengikuti lomba sekaligus mendorong mereka untuk memanfaatkan berbagai sumber informasi yang tersedia di lingkungan sekitar.

“Kami ingin proses persiapan lomba tidak berhenti pada mencari bahan untuk tampil, tetapi juga menjadi pengalaman belajar bagi anak-anak. Karena itu, kami mengajak mereka mengenali langsung berbagai sumber informasi, mulai dari buku dan referensi di Balai Bahasa hingga informasi mengenai budaya dan sejarah yang dapat ditemukan di Museum Balanga. Harapannya, mereka tidak hanya siap mengikuti lomba, tetapi juga semakin terbiasa mencari, memahami, dan mengolah informasi,” ujar Ikrimah.

Sementara itu, Silvan Noor (XII-F) mengikuti agenda berbeda. Setelah dinyatakan lolos seleksi berkas dan mengikuti pembekalan untuk lomba resensi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya, Silvan memasuki tahap pengambilan video resensi. Ia memilih Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya sebagai lokasi pengambilan video dan didampingi oleh Wirawan Dwi Arvaridho (XII-H) sebagai kameramen.

Keterlibatan Sahabat Perpustakaan dalam berbagai kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya Perpustakaan Ibnu Sahnun untuk mendorong peserta didik mengembangkan kemampuan literasi melalui pengalaman langsung. Proses persiapan tidak hanya diarahkan pada pencapaian hasil lomba, tetapi juga pada kemampuan mencari informasi, memilih sumber referensi, memahami nilai budaya lokal, menyusun materi, serta mengomunikasikan gagasan dalam bentuk tulisan maupun penampilan.

Bagi Perpustakaan Ibnu Sahnun, kegiatan semacam ini juga menjadi ruang bagi Sahabat Perpustakaan untuk belajar bekerja secara kolaboratif. Setiap peserta tidak hanya menjalankan peran sebagai peserta lomba, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam melakukan riset, berdiskusi, mempersiapkan karya, hingga memanfaatkan berbagai sumber informasi yang tersedia di lembaga perpustakaan, kebahasaan, dan kebudayaan.

Melalui pendampingan tersebut, Perpustakaan Ibnu Sahnun berharap Sahabat Perpustakaan semakin berani mengembangkan potensi dan mengambil kesempatan dalam berbagai ajang literasi. Pengalaman mengikuti proses persiapan hingga pelaksanaan lomba diharapkan dapat menjadi bagian dari pembentukan peserta didik yang aktif membaca, mampu mengolah informasi, kreatif berkarya, serta memiliki kepedulian terhadap kekayaan budaya dan literasi daerah.