Dua Duta Literasi MAN Kota Palangka Raya Jadi Narasumber di RRI Pro 4 Palangka Raya

Dua Duta Literasi MAN Kota Palangka Raya Jadi Narasumber di RRI Pro 4 Palangka Raya

Dua Duta Literasi Perpustakaan Ibnu Sahnun MAN Kota Palangka Raya mendapat undangan istimewa sebagai narasumber dalam program siaran Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 4 Palangka Raya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 14 Oktober 2025, dan disiarkan secara langsung dari studio RRI Pro 4 Palangka Raya.

Adapun Duta Literasi yang hadir dalam siaran tersebut adalah Rinaldy Berlianur Rizkya (XII C) dan Nazma Adiba Putri (XII E). Keduanya berbagi pengalaman, gagasan, serta kiprah mereka dalam dunia literasi, khususnya peran sebagai pelajar dan Duta Literasi di lingkungan madrasah.

Program siaran yang berlangsung pukul 14.00–15.00 WIB ini dapat disimak melalui FM 95,1 MHz, AM 1197 KHz, serta layanan streaming RRI Digital. Siaran dipandu oleh penyiar RRI Pro 4 Palangka Raya, Anisa Umami, yang mengajak para narasumber berdialog secara santai namun inspiratif seputar literasi dan kebiasaan membaca generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Rinaldy dan Nazma menceritakan perjalanan mereka dalam mengembangkan minat baca, keterlibatan aktif dalam kegiatan literasi, serta pengalaman menjadi bagian dari Sahabat Perpustakaan Ibnu Sahnun MAN Kota Palangka Raya. “Kami ingin menunjukkan bahwa literasi itu dekat dengan kehidupan pelajar. Membaca dan menulis bukan sekadar tugas sekolah, tetapi bisa menjadi jalan untuk berkarya dan berprestasi,” ujar Rinaldy dalam siaran tersebut.

Senada dengan itu, Nazma menyampaikan harapannya agar semakin banyak pelajar yang tertarik memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar dan berkreasi. “Perpustakaan adalah tempat yang sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin berkembang. Dari sanalah banyak ide dan karya lahir,” tuturnya.

Kepala Perpustakaan Ibnu Sahnun MAN Kota Palangka Raya, Ikrimah, S.Pd, menyambut baik undangan RRI Pro 4 Palangka Raya kepada Duta Literasi madrasah. Menurutnya, keikutsertaan siswa dalam siaran radio nasional merupakan bentuk apresiasi sekaligus penguatan peran pelajar sebagai agen literasi.

Melalui kegiatan ini, Perpustakaan Ibnu Sahnun berharap semangat literasi tidak hanya tumbuh di lingkungan madrasah, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat luas melalui media siaran radio.